Analisa Desain Sistem : Aturan Data Flow Diagram

       Data Flow Diagram atau DFD adalah sebuah diagram untuk melihat bagaimana alur data bergerak dalam sistem yang kamu miliki. Tujuan utamanya tentu melihat alur data, perubahan data dan hubungannya dengan entiti lain dalam bentuk sebuah gambar agar lebih mudah dimengerti.

ada 4 simbol utama yang ada dalam data flow diagram

Data Flow untuk melihat dari mana dan ke mana arah data ini pergi

Data store digunakan untuk memberitahu bahwa data sudah selesai diproses dan tidak ke mana-mana lagi selain disimpan, nantinya dapat digunakan untuk proses yang lain.

Interface adalah sumber data dan tujuan akhir, bisa berupa orang(yang biasa disebut juag dengan entity) atau sebuah sistem lain.

Proses adalah tempat di mana data diolah.

Context Diagram

     Meski simbol-simbol ini sederhana ada beberapa aturan pemakaian yang harus dilakukan dan beberapa istilah yang harus diingat. Seperti context Diagram, yang merupakan sebuah gambaran sistem secara garis besar. Context diagram akan memberitahu sebuah sumber dan akhir data dari sistem yang ada. Pada tahap ini proses tidak akan dihiraukan sehingga akan digambar dalam 1 proses besar saja.

context20diagram20-20example201
Bentuk Context Diagram

     Seperti yang terlihat proses nya hanya “Online Community” Karena context hanya bertujuan untuk melihat sumber dan tujuan akhir data.  Lalu data apa saja yang akan diproses dan oleh sistem dan data apa saja yang akan diberikan ke interface.

Data Flow Diagram Level 0

     Setelah dari Context Diagram maka akan masuk ke dalam tahap yang lebih detil yang juga disebut DFD level 0. Aturan yang harus diingat adalah jumlah interface tidak boleh berubah. Kalau di context 4 maka di level 0 ini juga harus 4 dan nama dari context tersebut tetap.Dfd lvl 0

Perhatikan gambar dfd di atas, dari interface mengeluarkan data dan menerima data yang sama. Kedua, proses besar Online Community menjadi 4 proses kecil dengan bertambahnya 3 flow baru. Sedangkan (Sekali lagi) jumlah flow dari dan menuju ke interface masih berjumlah tetap. Semakin turun levelnya maka akan makin detil gambar dari alur data yang kamu miliki. Minimal Context–>DFD level 0–>DFD level 1

Aturan lain dalam data flow diagram adalah

  1. Tidak boleh ada data flow dari interface menuju interface.
  2. Tidak boleh ada proses yang hanya menerima data saja
  3. Tidak boleh ada prose yang hanya memberikan data saja

Ketiga aturan dalam membangun data flow diagram ini harus diingat. Lalu akan ada hal sperti ini seorang user mendaftarkan diri ke pegawai perpustakaan dan pegawai perpustkaan mendaftarkan user tersebut. Maka user tetap menjadi interface karena dia sumber data sedangkan pegawai perpustakaan digambarkan sebagai proses. Proses apa? Tentu saja proses pendaftaran user.

 

[On Progress]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.