CRM : Merencanakan Perubahan Dalam CRM

   Perubahan tidak bisa langsung terjadi, dalam Customer Relationship perubahan akan menuai banyak pertentangan. Pertama, karena hal ini baru bagi mereka. Kedua, hal ini akan menambah pekerjaan mereka. Cara mengatasinya cukup mudah berikan pada mereka fakta bahwa jaman sudah berubah dan kalau mereka tidak mau berubah maka mereka akan habis. Kedua kamu ingatkan impian perusahaan, dan katakan pada mereka bahwa tujuan tanpa perencanaan hanyalah harapan belaka.

Membuat Sistem CRM itu Baik.

     Tentu saja kita harus mengatakan bahwa perubahan itu baik dna mereka tidak akan menyesal mengikuti perubahan yang ada. Berikan mereka fakta bahwa keseharian mereka tidak membantu mengembangkan perusahaan. Selain itu berikan hasil perencanaan dengan baik terutama tujuan. Seperti, mempertahankan customer, mengurangi biaya marketing, membuat program kesetiaan customer. Tetap saja ini tidak akan membuat teman-temanmu bersemangat sehingga ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan.

1114_start-800x480

5 Fase Utama Membangun CRM

    Bangunlah strategi yang jelas dan dapat dijalankan. Jangan mengambil tujuan terlalu jauh. Analisalah terlebih dahulu situasi yang ada seperti jumlah SDM dan SDA yang kamu miliki, ketahuilah kompetito yang ada dan perhatikan cara mereka, carilah partner yang bisa membantumu, lihat kondisi dalam perusahaan apakah memungkinkan atau siap dalam membangun CRM, lihat kembali target pasar.

    Pertama, analisa lah situasi sebaik mungkin dan beberkan fakta-fakta yang ada. Lihat seberapa ketinggalan perusahaan dibanding yang lain atau perlihatkan bahwa bila tidak ada inovasi akan ada perusahaan yang mendahului dan mengalahkan perusahaanmu.

    Harapan muncul saat mereka mengerti dan langsung kamu jalankan CRM, sayangnya itu hanyalah impian belaka. Orang-orang belum tentu mengerti CRM sehingga kamu harus berikan pelajaran mengenai CRM supaya mereka semua tahu mengenai CRM dan beritahu mereka pekerjaan mereka dalam CRM.

group-business-people-meeting-planning-41699625

    Lalu coba beritahu mereka bila ada teknologi baru, perubahan proses yang harus dilakukan. Karena tidak smeua orang akan terlibat dalam CRM, tidak semua proses dapat digunakan dan teknologi terbaru belum tentu bisa digunakan.

    Bangunlah business care, buatlah tempat untuk menangain masalah-masalah CRM. Karena sistem baru akan menimbulkan banyak masalah baru. Bukan karena CRM nya tetapi karena orang belum terbiasa.

     Kedua, bangunlah dasar project CRM yang kuat. Dari analisamu bangunlah sebuah proposal dan berikan kepada stakeholder dan tentu saja kamu juga harus mengetahui struktur organisasi. Jangan melangkahi atasanmu secara langsung. Pahami struktur organisasi dan lihat siapa yang akan terlibat dalam CRM.

     Mintalah kerjasama mereka. Karena mereka mengerti dengan baik pekerjaan mereka dan mereka memiliki pengalaman di sana. Apa yang kita pikirkan bisa gagal total karena kita tidak mengerti kondisi lapangan.

good-employee

    Ketiga, kalau mereka setuju dan mau membantu kamu jadikan mereka partner. Orang-orang ini akan membantu kamu mengimplementasikan project CRM. Kamu akan memerlukan itu.

     Keempat, bangunlah strategi dan biarkan tiap manager menjalankan taktik mereka sendiri-sendiri. Strategi adalah rencana besar mu. Taktik adalah rencana-rencana kecil demi memenuhi rencana besar. Semisal kita ingin meningkatkan jumlah customer yang mau berbelanja untuk meninggikan revenue demi membangun fasilitas baru. Taktik tiap kepala cabang bisa berbeda, satu bisa membuat kontrak perjanjian dengan customer, satu bisa memberikan gift card yang bisa digunakan dalam wkatu tertentu agar mereka belanja, satu bisa menggunakan diskon. Inilah taktik, tiap orang memiliki rencana masing-masing.

    Mengapa dibiarkan berbeda? bukankah lebih baik di samakan? Ya, tetapi sekali lagi harus kamu sadari kondisi lapangan berbeda-beda dari satu tempat dengan tempat lain. Inilah perlunya partner yang bisa kamu percaya. Karena dia mengerti betapa pentingnya yang akan kamu laksanakan maka ia akan memikirkan taktik yang terbaik di lapangan.

    Kelima, evaluasi. banyak sekali project berhasil tidak di evaluasi sehingga kita tidak pernah tahu apa yang berhasil. Sama halnya dengan project yang gagal, tidak ada evaluasi hanya akan membuatmu dalam kegagalan. Pelajarilah apa yang berhasil dan apa yang tidak.

Kenyataan yang Akan Terjadi

     Saat kamu menjalankan CRM akan ada kesusahan yang muncul, hal ini dikarenakan hal-hal di awal yang saya bilang. Ketakutan akan meningkatnya pekerjaan atau setelah project berhasil mereka akan digantikan menghantui dengan amat sangat sering. Ada banyak yang harus kamu lakukan. Ajari mereka pelan-pelan didiklah dengan baik. arahkan mereka dengan visi yang dimiliki, ubah kebiasaan organisasi. Sampai sini adalah sebuah teori yang sangat mudah dikatakan atau ditulis sedangka pada kenyataan tidak akan semudah menuliskannya.

Semoga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.