CRM : Tahapan Perusahaan Dalam Melihat Customer

     Perusahaan berelasi dengan customer, selain alasan yang tertulis dalam CRM : Kunci Membangun Relasi dan Sudut Pandang Customer Mengenai Relasi ada alasan yang lebih mudah dimengerti yakni Ekonomi.

economics-800x445

     Tentu saja dengan memiliki relasi dengan customer maka kamu dapat mengurangi biaya marketing atau kita bilang saja biaya pencarian customer baru. Lalu kalau bukan dari marketing, dari manakah customer baru akan berdatangan? Dari customer mu yang lama yang bahagia dengan apa yang kamu berikan sehingga mereka menceritakanmu kepada yang lain atau mereka melakukan marketing untukmu sesuai yang kamu minta.

      Kelihatannya sebuah rencana marketing yang sangat baik. Tentu saja bila kita tidak mengerti ini dan langsung kita jalankan dengan liar maka hal ini akan berbalik menghancurkan kita. Perusahaan harus membagi customer menjadi tahapan-tahapan tertentu dan melihat customer mana yang akan menjadi advokat bagi perusahaan.

1.Suspect

why-critical-thinking-is-so-important

      Ini adalah tahap di mana perusahaan melihat semua orang sebagai suspect. Kenapa semua? Karena kita tidak pernah tahu siapa customer yang benar membutuhkan bantuan perusahaan. Sehingga kita lihat semua orang sebagai suspect atau calon customer.

2. Prospect

      Ada orang mulai tertarik dengan apa yang kamu berikan maka tahap ini disebut prospect. Pada tahap ini biasanya orang ini mulai membuka diri dan mereka mau untuk dihubungi lebih lanjut dan memperoleh info mengenai perusahaanmu. Mereka lebih terbuka dengan kebutuhan mereka dan merasa kamu bisa membantu.

3. First Time Customer

      Mereka mulai mencoba produk/jasamu ini adalah sebuah momen penting, pastikan mereka mendapatkan pelayanan yang baik dan tinggalkan kesan yang baik serta bantu mereka dalam menyelesaikan masalah mereka. Ketika 2 tahap pertama adalah pertempuran oleh marketing maka tahap ke-3 dan seterusnya adalah pertempuran orang CRM.

2015-12-04-1449210149-2724155-selfconfidence

4. Repeat Customer

       Customer sudah dianggap rutin membeli produk atau menggunakan jasamu. Kamu mulai melihat bahwa customer ini selalu datang dan menghabiskan waktu di tempatmu. Disinilah kita mulai menyaring customer. Mungkin keluar pertanyaan “Mengapa?Kan orang ini mulai beli terus menerus, kenapa disaring lagi?” Ini adalah pertanyaan bagus tapi kita mesti melihat yang namanya human behaviour. Penyaringan cukup mudah misalkan “Apakah behaviour atau pola beli dia berubah saat tidak ada diskon?” atau “Apakah kita menghabiskan dana cukup banyak agar customer ini menggunakan produk/jasa kita? bagaimana pola pembelian saat dana tersebut ditarik?”

Bila tidak ada perubahan saat hal-hal yang membuat dia belanja dihilangkan maka Selamat, Customer ini siap untuk maju ke tahap selanjutnya.

5. Majority Customer.

      Majority Customer adalah tahap di mana customer mu ini sangat menyukai perusahaan mu dan menjadikan perusahaanmu sebagai “Supplier” tetap. Mereka kalau mau menyelesaikan masalah, mereka akan menuju ke tempatmu untuk melakukan konsultasi. Di sinilah kamu biasanya mulai sebal karena mulai banyak gangguan, tapi di sini juag kamu harus bertahan. Maksud saya customer ini sudah menghabiskan dana yang cukup besar di perusahaanmu, layanilah dia dengan baik.

shutterstock_219717454

6. Loyal Customer

      Tahap ini untuk customer yang sudah sangat bahagia dengan pelayananmu dan ia tetap menggunakan jasa/produkmu. Dia bahkan memberikan kritik saran untuk untuk memberikan mengembangkan produkmu atau pelayananmu. Hati-hati dengan bahaya kebosanan yang dialami oleh customer karena kamu menawari dia produk/jasamu terus menerus. Ingat ini adalah tahap di mana customer sudah akan menurut dengan yang kamu katakan sehingga kamu akan terjebak dengan keinginan memeberikan dia semua sehingga dia beli semua atau dengan kata yang lebih singkat SERAKAH.

7. Advocate

2992697_hires

      Customer yang masuk ke dalam tahap ini adalah customer yang sudah sangat mengenal perusahaanmu dan produk/jasa yang kamu berikan. Mereka melihat kebaikan mu dan mulai mengenalkan perusahaanmu ke teman-temannya.

      Ok, itu adalah pembagian customer yang harus kamu miliki. Setiap customer bisa berubah tahapan. Sekarang dari marketing hingga CRM yang manakan yang harus menerima marketing dalam jumlah tinggi dan yang manakah yang harus menerima CRM dalam jumlah tinggi? Jawabannya sesuai urutan yang ada 1 hingga 7.

       Ketika masih pada angka 1 maka kamu tidak perlu membuat relasi dengan customer ini, tapi semakin tinggi tahapannya maka kamu harus berelasi dengan customer dan jangan biarkan kesempatan ini lewat. Sebaliknya juga sama. Ketika sampai pada tahap advocate maka kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk melakukan marketing pada customer tersebut tetapi mungkin kamu akan mengeluarkan uang untuk mendukung customer tersebut karena dia mendapatkan customer baru.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.