Sistem Informasi Jasa (Services) : Mengenal Inti Sebuah Jasa

          Kalian tahu bahwa banyak orang berkata sekarang jamannya IT dan semua usaha bisnis konvensional akan mati. Lihat taksi, lihat hotel-hotel, lihat toko-toko semua tergantikan dengan Go-Car, Uber, Airy, Traveloka ,Tokopedia, Lazada. Tapi setelah sekian lama omongan tersebut keluar mengapa ada toko-toko yang masih berdiri, mengapa taksi-taksi tersebut tidak mati?

zgfmyybg-1371082658

       Jawabannya adalah pada jasa yang mereka berikan, tetapi kalau orang mengartikan jasa, mereka cenderung memiliki sebuah pengertian yang salah. Bagi mereka jasa adalah sesuatu yang berbetuk intangible, tidak menyebabkan perpindahan kepemilikan, produksi dari jasa bisa terkait atau tidak terkait dengan produk. Kemudian ada yang tingkatannya lebih tinggi, Jasa adalah sebuah aksi untuk menolong orang lain.

 

Inti Jasa adalah pelayanan.

         Semua itu tidak salah, tapi inti utama jasa adalah bagaimana kamu memberikan pelayanan pada customer mu. Ini adalah rahasia mengapa toko-toko konvensional itu bertahan dan tidak mati sesuai dengan harapan orang-orang sinis. 🙂

services-new

       Tentu saja tidak hanya melayani, pemiliki bisnis jasa ini juga memiliki semangat untuk bisa melayani lebih baik lagi.

       Seberapa baik? Baik itu tidak cukup baik bila bisa lebih baik dan lebih baik itu tidak cukup baik bila bisa menjadi yang terbaik.

       Cobalah mengerti kalimat di atas tersebut. Karena kalimat tersebut membuat hotel-hotel bintang 5 sepert JW-Marriot sebuah raksasa jasa yang tidak tergoyahkan.

Sistem Informasi dan Jasa

       Apa hubungan Sistem Informasi dan Jasa? Pertama, Jasa bukan sebuah barang dan tidak telihat bentuknya sehingga kamu tidak bisa memajangnya di toko. Masalah kedua adalah banyak orang membutuhkan jasa akan tetapi tidak tahu di mana mereka menemukan jasa tersebut. Ketiga, perbedaan demand dan supply ini mengharuskan seseorang melakukan pengaturan terhadap jasa yang mereka miliki.

messaging-apps

      Kita lihat aplikasi seperti Go-Jek, Uber, traveloka. Mereka adalah aplikasi yang berusaha menyeimbangkan antara demand dan supply dari jasa. Apps tersebut adalah aplikasi jasa. Mereka menghubungkan customer dengan company. Mereka mencoba memenuhi demand dengan mengambil supply dari berbagai pilihan yang ada.

       Sehingga Jasa adalah bagaimana kamu melayani customermu dan apps digunakan untuk melayani customer mu setiap saat dan dimanapun dia berada. Sistem Informasi memampukan kamu melakukan hal tersebut itulah guna teknologi untuk melayani orang lebih banyak lagi.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.