Dunia Berubah, Sudahkah Kamu Berubah

        Cara manusia berbisnis berubah dari masa ke masa, pertama kali manusia berbisnis sudah dipastikan menggunakan yang namanya barter. Setelah itu berubah bentuk menjadi monetary di sini lah uang mulai dikenalkan. Kita mulai mengurangi menyimpan barang dan mulai menyimpan uang dalam  sistem perbankan. Lalu BOOOM terbentuklah sebuah saham, obligasi, dan bahkan crypto currency.

1 zv-lSX3A9w-SWTcoCjDoNA.jpeg

        Kita lihat hubungannya dengan hidup kita, perdagangan berubah. Saat kamu mau berdagang kamu harus punya tempat. Sekarang tidak lagi, ada tokopedia, lazada dan bukalapak di mana kamu bisa berdagang secara online tanpa harus memiliki toko fisik. Ini sudah sangat menghemat biaya, coba saja hitung tidak ada pajak bumi dan bangunan, tidak bayar pajak untuk toko, tidak merekrut pegawai. Lalu juga ada sistem drop shipping di mana kamu hanya jualan saja, tidak ada gudang dan lainnya.

 

Kembali ke Fokus Utama.

       Mungkin kamu mengeluh, kenapa dunia ini tidak berbuat baik kepadamu, mengapa kamu memperoleh kemalangan. Dalam hal ini saya minta kamu berubah. Orang memperoleh penderitaan dan hanya dilihat sebagai penderitaan saja. Padahal penderitaan ini yang sedang menguji dan mengubah kamu. Bayangkan seperti ini, seorang yang mampu membawa 5Kg beban ia mengeluh karena kelelahan, maka temannya membantu mengangkat 2Kg beban dia. Hal ini berlangsung sekian lama hingga akhirnya sang teman menjadi makin kuat karna mampu membawa bebannya sendiri ditambah 2Kg dan orang ini hanya mampu membawa 3 Kg.

64183-today-im-strong-but-tomorrow-ill-be-stronger
Be stronger

        Lihatlah masalah sebagai sebuah anugrah yang akan membuat kamu makin kuat dan sesuatu yang bisa kamu gunakan untuk memperbaiki dirimu. Kalau kamu tidak mulai sekarang mau kapan? Sering menunda juga tidak baik, begitu kita sadar waktunya sudah tidak ada atau sudah terlambat. Percaya dirilah dengan kemampuanmu.

          Memiliki masalah bukan berarti akhir dunia ini, tetapi sebuah ujian yang harus kita hadapi dan mungin masalah ini seperti tembok-tembok yang menghalangi kamu dalam mengejar tujuan atau cita-cita kamu, ingatlah bahwa tembok ini juga menghalangi orang lain agar mereka tidak merebut cita-cita atau tujuan kamu.

beginning

Ketika kamu ingin ada perubahan dalam dunia ini, sudahkah kamu berubah?

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.