Taktik Konsul ke Dosen

         Dateng ke dosen diusir, dimarahi dan diomeli. sebel banget kan ya? Sebenernya kita bisa menggunakan ilmu pengetahuan saat ketemu dengan dosen. Tujuannya apa? ya pasti datang konsul dengan hati damai, senang dosen juga ceria dan semua bahagia.

Perhatikan hal-hal simpel di bawah ini

  1. Persiapan dengan baik
    Lakukan persiapan dengan baik akan yang kamu konsulkan dan pastikan membawa catatan dan mencatat. Hal ini dilakukan supaya hati dosen senang melihat kamu niat dan mencatat.
  2. Persiapkan pertanyaan
    pikirkan dulu sebelum bertanya jangan memberikan pertanyaan yang kita bilang saja kurang bermutu, dan kalau kamu sudah punya jawaban tetapi ragu maka mulailah dengan kata-kata “Pak, saya memiliki asumsi ……… apakah benar?”
  3. Lihat jadwal
    Sebelum ke kampus, lihatlah jadwal dosen tersebut apakah dia ada di kampus atau sedang keluar. Jangan dengan sengaja mencari kontak dari dosen tersebut dan langsung menghubunginya apabila di luar jam kerja.
  4. Sopan
    Jadilah orang yang sopan, jangan mengkontak di luar jam kerja, gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Baik bila kamu konsul langsung atau janjian jadwal konsul.
  5. Perhatikan Muka
    Lihat raut muka, dari raut muka kita bisa menkira-kira apakah mood dosen iu bagus atau tidak. perhatikan juga raut mukamu, jangan datang dengan muka ditekuk.
  6. Lihat kondisi
    Jangan menyela dosen meminta waktu konsul saat :
    -Kelihatan stress
    -Dia di kamar mandi
    -Sedang mau pulang
    -Sedang ngobrol sama dosen lain
    -Sedang makan
    -Saat jalan-jalan di mall
  7. Setelah dia makan siang
    Perhatikan saja, para dosen lebih lembut dan permisif saat mereka selesai makan siang dan di sini jangan membawa makan siang untuk dosen tersebut atau secara blak2 an kita bilang nyogok.
  8. Jangan melihat Kendaraan
    Jangan melihat kehadiran dosen dari mobilnya ada atau tidak di kampus. Apalagi menggembosi ban nya supaya dia tidak pulang.

Inilah cara-cara legal yang saya ketahui cukup efektif dan legal, masih ada cara lain tetapi saya belum liat apakah bisa diaplikasikan atau tidak.

Dan hal-hal ini saya perhatikan pada kampus di surabaya. Di tempat lain saya belum yakin keampuhannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s