Manusia Super

“Kamu adalah manusia super”, d sebuah sisi ini adalah pujian. Banyak yang bangga ketika dipuji. Saya berada di sisi lain, bagi saya seperti mengatakan “kamu saja yang kerja”, “siapakah saya ini”.

Saya membiasakan diri untuk menutup telinga saya terhadap pujian dan membuka lebar terhadap kritik saran yang bisa membangun saya dan membuat saya lebih baik.

ketika ada seseorang yang bilang saya adalah manusia super, saya makin malu. Karena saya menemukan dan kenal beberapa manusia yang jauh lebih super dari saya.

berbekalkan dengan Instagram yang diserahkan pada saya
https://www.instagram.com/sib.istts/
saya menyadari bahwa saya masih banyak kekurangan, dan saya mendorong diri saya untuk terus belajar. tetap saja kata “kamu manusia super” terus keluar.

lalu menyalalah “api” dalam diri saya, apakah ini api kemarahan. Bukan! ini adalah api jiwa seorang pendidik yang berteriak “Kamu lihat saya sebagai manusia super, OK. Saya juga akan buat kamu menjadi manusia super, kalau bisa menjadi lebih super dari saya”

beberapa reaksi yang muncul adalah “Kamu ga asik” heeeeeei, bukankah kamu bilang saya manusia super? kenapa kalau kamu mau dijadikan manusia super tidak mau? Saya bingung dengan pandangan orang. mereka sering melihat orang-orang hebat, lalu ditanya “Maukah kamu melalui proses berat yang dilalui orang-orang tersebut?” kenapa jawaban yang muncul adalah jawaban yang tidak percaya diri.
“Aaah, siapaka saya ini?”
“itukan dia, saya mana mungkin mampu”
“yaa, kita liat aja nanti.”

Saya manusia, kamu juga. Kita mendapatkan kemampuan yang sama yakni kemampuan belajar. itulah yang menyebabkan manusia menjadi mahluk paling berkuasa di bumi. kenapa kamu tidak percaya diri?

Saya melontarkan pada murid-murid saya “kok yakin apa yang saya katakan benar? cb cari kebenarannya. saya sangat berharap ada orang yang berkata bapak salah dan yang benar harusnya seperti a, b, c” saya tidak akan marah. saya akan bangga dan mengajak berdiskusi.

kamu juga sama seperti saya, kamu manusia super karena kamu juga sudah lulus sekolah-sekolahmu yang susah, kamu bertahan dan hidup sampai sekarang. mengapa harus tidak percaya diri sekarang? mengapa harus menyerah sekarang. berjuanglah, belajarlah.

Melaui tulisan ini saya juga meminta saran masukan untuk account yang saya urus, untuk
Instagram dan  Facebook Page
SIB iSTTS
Facebook Page :
Facebook Page
untuk Website
Sistem Informasi

Masukan bisa berupa DM, Comment pada saya langsung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s