Don’t Wait to Be Educated, Educate Yourself

Hallo, siapa yang tidak suka belajar? bagi kalian yang sedang merasa susah dalam study, cobalah baca.

Susah bukan berarti tidak bisa, seringkali kita melihat kesusahan yang tak ada habisnya. cobalah bayangkan seperti ini, anda berada di tumpukan cucian, banyak cucian di sekitar kakimu, apa yang akan kamu lakukan? di poin ini saya katakan jangan mengeluh, mulailah ambil yang ada di sekitarmu dan cucilah hal tersebut, sampai suatu saat kamu sedang menjemur pakaian terakhir dengan tersenyum.

Dunia tidak akan menjadi semakin mudah, kamulah yang harus menjadi semakin baik.
Tidak bisa ini itu, atau bisa tapi hasilnya hanya gitu-gitu saja? kita belajar untuk menjadi semakin baik, sekarang jika saya lontarkan pertanyaan 3×5 = ?, berapa jawabannya? apakah 15 langsung muncul di kepalamu. kita pernah kesusahan menghafal perkalian, bahkan dulu kita pernah kesusahan menulis. mengapa kamu tidak percaya diri sekarang? cobalah dan belajarlah menjadi lebih baik.

Kamu tidak tahu bila tidak mencoba. Jangan takut mencoba hal-hal yang baik, takutlah mencoba hal-hal yang merusak kesehatan. dulu kita takut akan sesuatu yang sering kita gunakan, bahkan orang tua kita selalu menggandeng erat tangan kita atau memeluk kita. dalam hal apakah hal tersebut? naik elevator atau lift, ya memang dulu kita takut karena itu sesuatu yang asing, tetapi sekarang setelah kita sudah mencoba dan kita dihadapkan pada 2 pilihan saat membawa beban berat, tangga atau elevator? yang mana yang akan anda pilih.

Tidak apa bila salah.  Ketakutan seseorang yang besar adalah saat mereka salah dan menjadi terlihat konyol(bahasa kasarnya goblok). akan tetapi memang itu tujuannya belajar, agar kita bisa menemukan sesuatu yang baik dan tidak melakukan sesuatu yang konyol. saat orang telah tersetrum maka dia akan dimarahi, dia belajar dari sana. bila ia tidak belajar maka ia akan menyetrumkan diri dengan sengaja LAGI. tetapi bila kita mencoba memberikan yang terbaik dan kita salah lalu menjadi konyol, bukankah hal ini sangat manusiawi. ingat kita bukan Tuhan.

Kamu itu spesial. iya kamu, kamu itu spesial. jangan samakan dirimu dengan orang lain. kamu itu spesial sesuai dengan edukasi yang kamu terima. Apa masalahnya jika seseorang mengerti tentang hal-hal aneh seperti mekanika kuantum atau hawthorn effect? apakah mereka yang mengerti dua hal tersebut mengerti tentang korelasi pearson? kamu mengerti tidak? hahaha, intinya bukan di ilmunya tetapi bagaimana hidup kita, kita jalani. ada orang yang pintar tapi suka mencaci maki orang, ada yang bodoh tetapi bisa membuat orang tersenyum. kamu mau belajar untuk jadi yang mana?

Akhir kata dari saya, takut itu tidak apa, semua orang bila mendapat pengalaman pertama itu takut. belajarlah terus menerus, belajar tidak harus berada dalam sebuah institusi, percayalah diri. ingat tidak ada orang lahir jenius, tidak ada orang lahir dengan tubuh atletis. beberapa orang suka bercerita betapa kerasnya kehidupan, bagi saya itu karena mereka tidak belajar dengan baik sehingga dalam waktu yang sedikit Tuhan menggembleng mereka agar belajar dengan tujuan mereka hidup. percaya dirilah, Tuhan besertamu. God bless you

 

Baca juga :
Sistem Informasi Bisnis
Bingung Kuliah apa
Arti Sebuah Ilmu
5 Hal yang Merusak Dunia Pendidikan

Sistem Informasi

Advertisements

3 thoughts on “Don’t Wait to Be Educated, Educate Yourself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s